Mau Duit?

Mimpi Tikus

Banjir? Mungkin gara-gara habis ke pemandian air panas bersama yayank nih. "Benar gak, Neng?" (tanya ke yayank), .... Tuh, gak jawab. Malu ya? Tapi, itu padahal sudah lama berlalu. Kamar mandi dan area basah jadi penuh air! Huh, ulah siapa ini. Aku kuras saja sumur sampai hanya batas kapasitas penuh. Batas itu biasanya ditempatkan pipa-pipa saluran agar ais yang akan penuh teralirkan ke bak penampung. Tapi... ini kok? Tersumbat! Payah.

Dicek satu persatu. Hah? Berbulu. Bergerak-gerak. Ah, ya ampun, tikus! Banyak sekali. Menyumbat tiap pipa. Lalu kenapa terus hidup. Ternyata, kepala mereka di sisi dalam pipa. Jadi yang menyumbat bagian pantat. Terang saja mereka tetap aktif menggeliat.

Tiba-tiba saja salah satu karyawan Maintenance Building-MB Mallku sudah ada di situ membantuku bersih-bersih. Ah, leganya. Seperti mimpi? Emang. Dia membersihkan. Aku berburu tikus. Hmm.. sulit juga. Sudah aku semprot dengan air bertekanan kuat. Malah bermain-main. Seperti tidak sadar mereka sudah menggangguku. ...?!... Atau aku yang mengganggunya? Ada yang malah berenang menikmati semprotanku. Kalau dia bisa ngomong, tentu saja dia tidak akan bohong.

Haha, kayak lagu tempo dulu. Gak kok. Jika dia bisa berbicara, pastinya akan ngomong, "Hore! Kolam arus!". Huh, tentunya akan lebih menjengkelkan. Tidak ada yang lebih baik jika tikus ini pergi. Kan bisa lebih nikmat. Mandi lebih bersih dan segar. Tikus yang berenang tadi lelah bertahan di arus itu. Dia melompat keluar bak sumur itu. "Cepat bunuh, pukul keras, ayo! ayo!". Yang terjadi pak MB dan aku cuma melihatnya berlari panik tanpa bisa berbuat apa-apa kecuali itu. Sempat terpikir, ngapain aku cuma usir mereka kalau tak kumatikan. Pasti datang ke sini lagi bawa teman yang lebih banyak. Bakal repot aku. Aneh. Kok aku nggak jijik ya? Huff. Untung di mimpi itu tidak benar-benar aku matikan mas dan mba tikus yang lagi bersenang-senang. Membunuh katanya mempunyai arti buruk kalau di dunia nyatanya. Sama saja. Mbunuh ya mbunuh. Gak ada baiknya sama sekali.

Sampai di segmen ini. Ada gak, pesan yang bisa diambil? Sepertinya tidak ada. Aneh semua. Mimpiku datang per cerita menyatu jadi rangkaian tapi dengan masing-masing tema cerita yang tak nyambung. Masih ada dua segmen lagi. Dan sepertinya yang terakhir, cerita terpisah juga, yang paling menarik. Itu menurutku. Duh, capek. Tapi masih kejar tayang terbit, nih. Selamat berjuang, Vin! Oke oke.

1 komentar:

  1. wkwkwkwk, akhirnya ketemu sama TIKUS,, kalau mimpi tikus artina apa ya ? apa benar2 bakalan ketemu sama tikus ?

    waspadalah, waspadalah :D

    BalasHapus

Alhamdulillah jadi juga satu artikel lagi. Buat yang penasaran pengen komeng. Jangan ke sini. Tapi kalau penasaran pengen komen, yuk mari...