Senin, Maret 30, 2009
9
Hehe ingin tahu karakteristik penduduk Indonesia yang mungkin sangat menarik untuk dikaji? Nah, biasanya di saat-saat seperti ini hal tersebut bisa dilihat. Pas da Kampanye Damai. Pas ada bencana. Pas saat ada suasana-suasana yang tidak diharapkan lainnya.

1. Kalau ada kejadian kemanusiaan akibat ringkihnya yang dibuat manusia. Yang ada, pertama kali adalah saling menyalahkan. Apalagi sekarang pas lagi ada kampanye, itu dengan bangga dipakai untuk mematikan lawan politiknya.

2. Rasa penasaran yang aneh. Lha wong ada yang lagi kena musibah (Situ Gintung, red) kok yang lain pada datang untuk melihat-lihat. Sampai pada bawa rombongan, bawa bekal dan tikar... seperti piknik saja!

3. Lebih teliti, tidak setiap saat, hah?! Yup! Seperti itulah. Seperti sekarang, saat ada tragedi. Baru tahu, kalau bangunan di sekitar Situ berdiri di area rawan longsor, IMB nya yang kasih ijin siapa? Terus, baru diungkap kalau bendungan dibendung tidak dengan beton, tapi tanah biasa. Lah dulu tidak diteliti dulu ya?

4. Ada juga versi baiknya lho. Muncul jiwa kekeluargaan yang tinggi. Banyak sukarelawan yang muncul untuk ikut serta dalam pencarian korban bendungan Gintung. Mereka ada yang tidak meminta balas jasa loh. Banyak.

5. Kebersatuan yang muncul lebih kentara. Tak perduli yang di atas saling menyalahkan, kami harus tetap menemukan korban yang masih hilang. 'Kami'nya ini lho yang keren. Ada ABRI, PMI, rakyat biasa, petinggi setempat dan lainnya semua membaur jadi satu.

Hahaha seperti itulah penduduk kita. Lengkap dengan segala karakteristiknya. Tidak bisa dipungkiri, semua itu ada. Cuma lagi-lagi pesanku. Sikapilah dengan bijaksana lah. Jangan pakai emosi. Sisi buruk sudah cukup ditindih oleh sisi yang baik kok. Tinggal kita berharap agar kejadian seperti di waduk Gintung tidak terjadi lagi.

Ada yang terburuk, ini terjadi pada saat Tsunami, Aceh, sembako untuk korban bencana ditimbun. Masa mau dijual?! Ya gak tahu, iya kali. Subhanallah. Ternyata ada kan?

9 comments:

  1. Itulah....manusia...karena masing masing manusia sebelum dia dilahirkan sudah dibekali oleh AllAH berupa Harkat, Martabat, dan Akal....
    So....jangan heran kalo setiap individu mempunyai perilaku dan tindakan sesuai dengan harkat, martabat dan akalnya masing masing......jiaaaaaaaaaaaaaaaaaa...(Bu Guru mo ngajar PPKN dulu yahhh....selamat pagiiii anak anak......cuihhhhhh)

    BalasHapus
  2. Wahhhhh ..No satuuuu
    Centranggggg...duluuuuu

    BalasHapus
  3. Asekkkk No duaaaaaa
    Centrang lagiiiiiiiiiiiii

    BalasHapus
  4. Terakhirrr masih dapet No Tigaaaaaaaaa
    Centrang lagiiiiiiiiiiiiiiii

    BalasHapus
  5. Dah Ya....dah mejeng 4 biji dimari ..mo ngelanjutin ngepel......uhuyyyyyyyy!!!!!

    BalasHapus
  6. Yang paling penting bila ada bencana, adalah gerak cepat dari pemerintah, selama ini terkesan terbentur dengan biokrasi, rapat dulu lah baru bergerak. Situ Gintung letaknya dekat dengan Jakarta, jadi mungkin penanganan-nya lebih cepat, bandingkan dengan bencana2 yang terjadi di daerah2.

    BalasHapus
  7. televisi panen berita :D

    BalasHapus
  8. ya gitu deh...
    ada yang baik ada juga yang jelek...
    ada orang yang mau bantuin ikhlas, tapi ada juga yang memanfaatkan keadaan...

    BalasHapus
  9. wkwkwkwk.. yg kedua kocak mas he..he.. btw yg pasti klo udh kejadian baru deh ketauan borok2nya he..he..

    BalasHapus

Alhamdulillah jadi juga satu artikel lagi. Buat yang penasaran pengen komeng. Jangan ke sini. Tapi kalau penasaran pengen komen, yuk mari...

 
//add jQuery library