Selasa, Mei 12, 2009
12
Pernah nonton film Gone in 60 Second? Film tentang kasih sayang kakak pada adiknya. Sangat sayang sampai-sampai dunia pencurian yang lama ditinggalkan kembali digeluti demi keselamatan sang adik dari ancaman mati mafia mobil. Di sini takkan mengulas itu. Yup! Di sini ada contoh persahabatan sejati.

Sesulit apa sih, orang yang susah payah ke jalan yang lurus tiba-tiba diminta kembali masuk ke dunia hitam yang telah lama ditinggalkannya? Sangat sulit! Apalagi sebabnya hanya karena ingin membantu temannya yang berusaha menyelamatkan adiknya. Itu sebenarnya masalah keluarga lho. Soal uang? Mereka semua pengusaha! Itulah yang terjadi pada persahabatan mereka. Memphis Raines, si penyelamat. Donny Asthicky, pemilik Pelatihan Setir Mobil, Otto Haliwell, pemilik Showroom Mobil Mewah, Sphinx, veteran perang dan Sway, mantan pacar Raines yang bekerja di dua pekerjaan berbeda sekaligus. Meski dengan resiko mati atau dipenjara, mereka dengan senang hati membantu.

Karena mereka tahu, yang dibantu juga sahabat terbaik mereka. Yang pasti akan melakukan hal sama jika temannya mengalami nasib seperti itu. Kalau kita bisa memposisikan diri sebagai sahabat yang baik, tak usah berharap pun, teman kita akan melakukan hal yang sama.

Lebih asyik lagi. Tangan kanan dari Raymond Calitry, Pemimpin Mafia yang juga teman Raines. Dia ikut membantu menyelamatkan adik Raines, Kip Raines di saat-saat genting. Padahal taruhannya pasti mati jika bosnya tahu. Jiwa rela berkorban yang tinggi. Seperti itulah sahabat yang dicari. Ini bukan perkara loyalitas. Sahabat tumbuh sama sekali tanpa ikatan.

Yang sangat menyentuh ada di antiklimaks cerita. Si tangan kanan ini geram gara-gara Kip kembali menyalahkan kakaknya yang meninggalkannya. Waktu pensiun dari pencuri mobil, Memphis pergi keluar kota tanpa memberi kabar. Kip menuduhnya sebagai pengkhianat pertemanan. Kip akhirnya mengetahui alasan kakaknya pergi itu agar adiknya tidak mengikuti jalan hidupnya yang salah. Jangan melenceng dari tema. Yang mau aku ambil adalah sisi kerelaan para sahabat akan keputusan temannya untuk mengakhiri pekerjaan jahat itu. Sampai akhirnya hal itu diikuti oleh mereka.

Ada lagi di bagian tertentu cerita yang mengungkap keterbukaan dalam hubungan persahabatan lebih tinggi dari hubungan percintaan. Juga diungkap penolakan secara halus pendapat sebagian orang bahwa cinta merupakan sebab utama rusaknya persahabatan.

Demikianlah sobatku. Semoga bisa jadi renungan bersama.

12 comments:

  1. Ya vintro, sy barusan ikut merenung. Hasilnya, pertama mungkin sy akan cari dvd film ini. Kedua, sahabat yg baik pasti akan selalu mengingatkan sahabatnya utk ke jalan yg benar. He, klise ya, tp begitulah toh adanya.

    BalasHapus
  2. Betul, persahabatan itu sifatnya abadi jika tidak didasari dgn pamrih. Kadang, cinta terlalu banyak menuntut, sedang persahabatan lebih tinggi dari itu, ia hanya memberi tanpa menuntut hrs menerima...
    Renungan bagus, sobat!

    BalasHapus
  3. kayanya keren juga nih film..
    coba hunting ah he..he..

    BalasHapus
  4. heeheh
    baiklah aku renungin
    :)

    BalasHapus
  5. Vin tuh udah saya apdet. Saya habis merenung juga soalnya.

    BalasHapus
  6. Film yang bagus adalah film yg bisa menyampaikan pesan moral pada penontonnya...
    Ini film lama kan ya? Saya blm nonton sih..

    BalasHapus
  7. Cinta dan persahabatan yang abadi adalah yang akan meluruskan tatkala dia bengkok/menyimpang dan dia menyelamatkan dunia dan akhirat


    kalau film tadi kayaknya seru kalau ditonton, cuma beda setting dan latar belakang nilai2 yang dianut

    BalasHapus
  8. sobat yg baik adalah yg selalu di sisi kita saat kita ada masalah.

    BalasHapus
  9. @All
    Yup, ini film lama sob, aku aja udah lihat ini di tivi berkali-kali, semalam main di RCTI

    BalasHapus
  10. film ini emang bagus
    dari semua nilai

    BalasHapus
  11. Filmnya bagus mas..
    aku juga udah nonton
    tapi yang lebih bagus..
    karena aku suka Nicholas Cage
    he..he

    BalasHapus
  12. seru juga kayaknya crita film nich, tapi di kota ane kayaknya lum ada deh

    BalasHapus

Alhamdulillah jadi juga satu artikel lagi. Buat yang penasaran pengen komeng. Jangan ke sini. Tapi kalau penasaran pengen komen, yuk mari...

 
//add jQuery library